Sistem Cerdas Skrining Sekolah

Tunas — stratifikasi risiko berbasis scorecard AI.

Isi hasil skrining remaja putri, sistem menghitung skor risiko dengan model Logistic Regression yang telah dilatih (scorecard interpretable), lalu memetakannya ke stratifikasi dan rekomendasi tindak lanjut.

Model: Scorecard AI (Logistic Regression) · dilatih dari 266 data skrining sekolah
Memeriksa penyimpanan data…

Data responden

Data ringkas untuk identifikasi hasil skrining.

tahun

Antropometri & rumah tangga

Diisi berdasarkan pengukuran & data keluarga.

Antropometri
kg
cm
cm
cm
Sosial-ekonomi keluarga

Ketahanan & keragaman pangan

Centang kondisi 30 hari terakhir, dan makanan yang dikonsumsi kemarin.

Kerawanan pangan 30 hari terakhir (centang yang sesuai)
Kelompok makanan yang dikonsumsi kemarin

Pola makan & kepatuhan TTD

Kebiasaan makan dan konsumsi tablet tambah darah 4 minggu terakhir.

kali/mgg
hari

Kesehatan menstruasi & MHM

Kondisi menstruasi dan manajemen higiene di sekolah (3 bulan terakhir).

4 / 10
Fasilitas toilet sekolah tersedia (centang semua yang ada)

Aktivitas, tidur & akses layanan

Gaya hidup dan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi (7 hari terakhir).

jam
Hambatan mencari pertolongan kesehatan reproduksi (jika relevan)

Hasil stratifikasi risiko

Dihitung oleh model scorecard (Logistic Regression) yang dilatih dari 266 data skrining. Faktor pendorong = kontribusi (koefisien × nilai terstandarisasi) terhadap skor akhir.

Skor dihasilkan oleh model statistik (Logistic Regression) berbasis 266 responden skrining sekolah — bukan diagnosis. Performa model bervariasi antar domain: baik untuk status gizi & kesehatan mental (ROC-AUC 0,76–0,91 pada data uji), masih terbatas untuk anemia karena kasus anemia pada data latih sangat sedikit. Hasil "berisiko" tetap perlu diverifikasi tenaga kesehatan sekolah/puskesmas.